Apa Pentingnya Ikut Organisasi Mahasiswa di Kampus

Apa Pentingnya Ikut Organisasi Mahasiswa di Kampus


 

Organisasi Mahasiswa

Apa Pentingnya Ikut Organisasi Mahasiswa di Kampus - Organisasi adalah sebuah wadah yang didalamnya terdiri dari beberapa orang dan memiliki pimpinan serta anggota-anggota dengan bidangnya masing-masing dan memiliki landasan berupa AD/ART atau peraturan lainnya yang disepakati. Organisasi memiliki tujuan baik dalam kepentingan perorangan maupun orang banyak dan umumnya terlibat langsung dengan masyarakat.


Organisasi bisa dibentuk dimana saja dan kapan saja sesuai dengan aturan dari UUD Republik Indonesia, yang dimana menyatakan bahwa rakyat bebas berkumpul dan menyuarakan pendapat. Organisasi bukan hanya kelompok yang kaku akan aturan yang berat namun juga sudah menjadi sebuah wadah untuk orang banyak. Organisasi dapat dijumpai disekitar kita baik masyarakat umum, militer, pejabat publik, pengusaha sampai kepada mahasiswa.


Pada artikel ini kita akan berfokus kepada Organisasi Mahasiswa yang menjadi bagian penting dari Sekolah Tinggi/Universitas di seluruh Indonesia. Organisasi Mahasiswa ini terdiri dari beberapa jenis yang perlu diketahui seperti misalnya:

  • Himpunan Jurusan
  • Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
  • Unit Kegiatan Khusus (UKK)
  • Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa (KPRM)
  • Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
  • Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM)
  • Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM)
dan itu merupakan Organisasi Mahasiswa yang berada di internal kampus. Untuk yang di eksternal kampus masih sangat banyak. Kita sebut saja HMI, PMII, GMKI, dan masih banyak lainnya.


Lantas, Apa Pentingnya Ikut Organisasi Mahasiswa di Kampus ? pertanyaan umum yang sering terdengar dari sebagian mahasiswa di kampus-kampus Indonesia. Pertanyaan ini muncul bukan tanpa sebab, melainkan lahir dari beberapa kebobrokan organisasi itu sendiri yang dipertontonkan kepada mahasiswa yang sudah tidak suka organisasi. Karena tidak suka melihat organisasi didepannya tidak bagus, semakin jeleklah spekulasi Mahasiswa terhadap Organisasi Mahasiswa yang ada dikampus.


Kemudian apa yang bisa kita lakukan untu memperbaiki kembali citra Organisasi Mahasiswa yang sesungguhnya ? Saya tidak akan bisa memberikan jawaban yang akan memberikan solusi terbaik. Namun, saya akan menerangkan beberapa hal yang mungkin bisa merubah persepsi Mahasiswa terhadap Organisasi Mahasiswa. Dalam hal ini sesuai judul saya akan membahas Apa Pentingnya Ikut Organisasi Mahasiswa di Kampus.


Apa Pentingnya Ikut Organisasi Mahasiswa di Kampus


Ada beberapa poin yang akan dibahas tentang Pentingnya Ikut Organisasi Mahasiswa di Kampus. Untuk lebih lengkap mari kita bahas poin per poin.

1. Melatih Public Speaking

Organisasi Mahasiswa

Dalam berbagai lini kehidupan public speaking menjadi salah satu hal yang sangat sering digunakan, sehingga banyak sekolah-sekolah non-formal yang mengajar tentang hal ini. Sudah pastinya dengan bayaran yang sangat tinggi, karena ilmunya sangat mahal sudah pasti feedback yang kita dapat sangat sepadan.


Untuk orang-orang yang orangtuanya memiliki cukup uang tentu bukan hal yang sulit untuk membayar pendidikan tersebut. Tapi untuk seperti saya dan kebanyakan orang yang ekonominya menengah kebawah tentunya akan berpikir dua kali untuk bisa menyekolahkan anaknya di tingkat pendidikan tersebut.


Nah untuk alternatif bagi kita yang Mahasiswa memiliki kesempatan gratis untuk dapat mempelajari teknik dari public speaking  ini. Yup, kita bisa mempelajari teknik mahal tersebut dengan ikut Organisasi Mahasiswa dimana setiap kampus pasti memilikinya.


Akan tetapi perlu diingat bahwa kita tidak diajari secara langsung sebagaimana dalam pendidikan yang berbayar, akan tetapi kita dilatih langsung terjun kelapangan dengan hanya bermodal keberanian. Keberanian adalah modal yang paling mahal untuk langkah awal, akan tetapi dengan keberanian kita akan mampu mempelajari teknik-tekniknya. Kesalahan adalah efek samping yang harus di analisis untuk kedepannya.


2. Menjadi Organisatoris Yang Hebat

Organisasi Kampus

Sebagaimana yang telah saya bahas di awal artikel, organisai menjadi akar dari setiap dunia pekerjaan. Saya bahas pekerjaan, karena apapun itu tujuan dari kita adalah pasti bekerja. Bekerja tidak hanya PNS, BUMN, Pejabat Publik atau dari sektor pemerintahan lainnya. Akan tetapi juga dalam berbisnis dan bahkan dalam freelance.


Saya sebut sebagai Organisatoris Yang Hebat, karena pekerjaan apapun yang akan kita kerjakan nanti akan memiliki sistem organisasi yang akan mengatur setiap lini pekerjaan dari pekerjanya atau karyawannya. Banyak yang bekerja tidak terlalu paham dengan sistem organisasi yang mengatur setiap keputusan yang diambil. Sehingga mereka bisa diatur dan tidak bisa menyuarakan keinginannya.


Sebagai Mahasiswa yang paham sistem kerja Organisasi akan lebih peka terhadap organisasi tempat dia bekerja. Sehingga mampu mendapat celah untuk memiliki lebih banyak peluang menaikkan grade statusnya di tempat kerja. Tentunya didukung dengan public speaking pada poin pertama tadi.


Pimpinan akan melirik karyawan/pekerjanya yang memiliki soft skill apalagi yang memiliki basic dalam berorganisasi dan mampu bekerjasama dengan tim. Selain itu dengan pengalaman organisasi kita mampu beradaptasi terhadap lingkungan yang tidak jauh beda dari Organisasi Mahasiswa.


3. Mampu Dengan Mudah Beradaptasi

Organisasi Mahasiswa

Beradaptasi dengan lingkungan baru bukanlah hal yang sulit jika mereka memiliki kepribadian yang Ekstrovert karena merupakan kebiasan yang tidak dianggap menyusahkan. Tapi bukan berarti yang Ekstrovert tidak perlu ikut Organisasi Mahasiswa. Namun dengan mengikutinya kita semakin pandai dalam mengasah kemampuan sehingga ilmu-ilmu soft skill lainnya terus meningkat.


Nah, untuk yang Introvert seperti saya beradaptasi dengan lingkungan yang baru sangatlah sulit karena selain merasa capek melihat keramaian juga tidak paham obrolan dimulai dari mana. Dengan mengikuti Organisasi Mahasiswa kita akan berlatih sedikit demi sedikit dan secara perlahan dan bertahap akan mampu beradaptasi dengan lingkungan yang sebelumnya tidak pernah dimasuki.


Tapi poin ini tidak terpaku hanya kepada kedua kepribadian tersebut, akan tetapi kemampuan beradaptasi tidak semua orang bisa melakukannya. Selain kurangnya pengalaman akan muncul rasa takut dalam bersosialisasi dan tidak cocoknya pembahasan. Organisasi Mahasiswa akan menjadi wadah bagi rakan untuk menggali ilmu yang tidak diajarkan secara formal maupun non-formal.


4. Kritis Terhadap Sekitar

Organisasi Mahasiswa

Tidak semua orang memiliki kemampuan analisis yang baik terhadap lingkungan sekitarnya, tanpa kemampuan ini tidak akan mungkin bisa kritis terhadap sekitar yang akhirnya menerima saja tanpa ada perlawanan argumen meskipun memberatkan dirinya sendiri.


Didalam Organisasi Mahasiswa kita akan dipaksa untuk kritis terhadap sesuatu meskipun hal tersebut adalah masalah sepele atau hal kecil yang dianggap tidak akan berarti. Karena inti dari kritis adalah bukan seberapa besar atau kecilnya masalah yang ada akan tetapi seberapa mampunya kita menganalisis permasalahan tersebut sehingga mengerti sebab dan akibatnya sehingga kita mampu memperkecil dampak buruk dan memaksimalkan dampak baiknya.


Sifat kritis menjadi salah satu bagian penting dalam membuat keputusan. Karena memiliki analisis yang kuat terhadap permasalahan yang sedang dihadapi.


5. Mampu Bekerjasama Dengan Tim

Kerjasama Tim

Didalam Organisasi baik Organisasi Pemuda, Organisasi Mahasiswa dan Organisasi lainnya selalu mengajarkan untuk kerjsama. Sebagai Mahasiswa bergabung dengan Organisasi menjadi kesempatan terbaik untuk mempelajari bagaimana bekerjasama dengan tim dengan baik.


Banyak dari bidang pekerjaan yang menuntut calon pekerja/karyawan/pegawainya dengan persyaratan bisa bekerjasama dengan tim. Terlihat sederhana dan tidak terlalu bepengaruh, namun banyak diantara mereka yang lolos seleksi namun tidak merasa nyaman di lingkungan tempat dia bekerja.


Memang, banyak faktor penyebab dari rasa tidak nyaman tersebut. Namun, perlu diingat bahwa kurangnya kerjasama antar tim juga menjadi salah satu penyebabnya. Tidak banyak menyadarinya, karena mereka fokusnya terhadap objek yang dipermasalahkan bukan subjeknya.


Kesimpulan


Sering terdengar penilaian buruk orang lain terhadap Organisasi Mahasiswa dikampus, bukan tanpa sebab. Saya sendiri mengakui bahwa praktik perploncoan dari senior kepada junior masih banyak terjadi di zaman yang semakin modern ini. Itu juga yang membuat banyak mahasiswa yang tidak tertarik mengikuti Organisasi. Tidak adanya pendidikan dari senior-senior di dalam organisasi tentang pentingnya ikut organisasi. Tidak semua, akan tetapi sebagian besar masih mempraktikkan metode-metode lama agar terlihat lebih gagah, lebih wah dan lebih besar di depan para juniornya.


Dengan kita memahami tentang pentignya ikut Organisasi Mahasiswa di kampus, harusnya memiliki kesadaran bahwa Organisasi Mahasiswa bukan hanya untuk sekedar berkumpul dengan menaikkan rating Organisasi tersebut. Akan tetapi memiliki manfaat yang sangat besar dimana beberapa diantaranya tidak bisa didapat dengan mudah seperti kemampuan dalam public speaking.



Silahkan berkomentar jika memiliki kritik dan saran pada kolom yang tersedia dibawah

Ceklis Notify Me agar nanti ada laporan balasan dari komentar sobat